Forex News
Roswall dorong kerja sama air Mediterania di pertemuan UfM
Komisioner EU Jessika Roswall menekankan kerja sama air Mediterania di pertemuan menteri UfM pada 28 September 2026, saat kawasan memanas sekitar 20% lebih cepat dari rata-rata global.
- Roswall berbicara pada pertemuan menteri kedua UfM soal air.
- Kawasan Mediterania memanas sekitar 20% lebih cepat dari rata-rata global.
- Komisi menyoroti strategi ketahanan air UE dan konferensi air PBB 2026.
Komisioner Jessika Roswall berbicara di pertemuan menteri kedua Union for the Mediterranean (UfM) soal air pada 28 September 2026. Ia hadir mewakili UE sebagai salah satu ketua bersama UfM.

Roswall mengatakan negara-negara Mediterania adalah tetangga dekat dan mitra kunci. Ia menambahkan kawasan itu memanas sekitar 20% lebih cepat dari rata-rata global.
Ia juga menyebut enam bulan terakhir di UE mengalami panas dan minim hujan yang belum pernah terjadi sebelumnya. Menurut Roswall, kawasan itu sudah merasakan dampak kekeringan, banjir, polusi, dan kelangkaan air.
Fokus deklarasi
Roswall mengatakan deklarasi menteri hari itu dapat membantu memperbaiki pengelolaan air berkelanjutan di kawasan. Ia menyebut tiga fokus: mendukung investasi, memanfaatkan digitalisasi, dan mengintegrasikan nexus Water-Energy-Food-Ecosystems dalam pengambilan keputusan.
Ia menegaskan UE berkomitmen memperdalam kerja sama dengan kawasan melalui Pact for the Mediterranean. Roswall juga menyebut air sebagai penghubung penting bagi tujuan pembangunan berkelanjutan.
Konferensi PBB dan strategi UE
Roswall mengatakan Konferensi Air PBB 2026 di Abu Dhabi pada Desember akan menjadi momen untuk menunjukkan kemajuan. Ia menyebut akses air dan sanitasi, infrastruktur hijau, kerja sama lintas batas yang lebih baik, dan kebijakan yang dapat ditegakkan.
Ia menambahkan strategi ketahanan air UE akan menjadi unggulan blok itu untuk konferensi tersebut. Strategi itu punya tiga tujuan: memulihkan dan melindungi siklus air dari sumber ke laut, membangun ekonomi yang hemat air, dan memastikan akses air bersih serta sanitasi yang terjangkau bagi semua.
Roswall juga mengatakan UE dan mitra internasional sudah menerjemahkan tujuan itu ke praktik melalui investasi infrastruktur, efisiensi air, perencanaan kota, solusi digital, pencegahan banjir, irigasi pintar, dan kerja sama lintas batas.
Ia menyebut langkah konkret seperti panduan untuk rencana pengelolaan kekeringan dan ambisi meningkatkan efisiensi air setidaknya 10% pada 2030. Roswall juga mengatakan Presiden Von der Leyen bulan ini mengumumkan inisiatif air baru yang akan ia pimpin.
Roswall menilai pendanaan tetap menjadi tantangan kritis. Ia menyerukan lebih banyak modal publik dan swasta untuk layanan air dan sanitasi yang tangguh, restorasi ekosistem, teknologi hemat air, dan adaptasi iklim.
Ia menambahkan kerja sama air lintas batas adalah pilar penting lain. Roswall mengatakan lebih dari 60% air tawar dunia mengalir melalui cekungan bersama.
Ia menutup dengan menyampaikan terima kasih kepada tuan rumah Italia dan berharap diskusi hari itu berjalan produktif.
Sumber: European Commission,