Langsung ke konten

Regulatory News

Lane: Kenaikan yield global masuk ke keputusan ECB

Philip R. Lane mengatakan ECB menilai kenaikan imbal hasil jangka panjang global bersama inflasi, pertumbuhan, dan harga energi dalam keputusan suku bunga.

PipDig
  • Lane mengatakan harga energi lebih tinggi dari yang diharapkan ECB dalam baseline.
  • Ia menilai efek putaran kedua sejauh ini belum sangat kuat.
  • ECB melihat kenaikan imbal hasil jangka panjang sebagai faktor penting dalam keputusan moneter.
  • Lane mengatakan inflasi 3% atau 4% akan sangat merugikan pekerja dan rumah tangga Italia.

Action

Philip R. Lane, anggota Dewan Eksekutif ECB, mengatakan kenaikan imbal hasil jangka panjang global masuk ke dalam keputusan kebijakan moneter bank sentral. Ia menyebutnya sebagai bagian dari evaluasi inflasi, risiko, dan kondisi keuangan yang lebih luas.

Dawn view of wind turbines on rolling farmland: turbine hubs are sharp while the blade tips blur from motion, soft pastel sky and mist, with the lower third of the frame left calm and empty.
Lane: Kenaikan yield global masuk ke keputusan ECB

Lane juga mengatakan harga energi saat ini lebih tinggi dari yang diperkirakan ECB dalam baseline. Namun, menurut dia, kekuatan penularan ke ekonomi yang lebih luas masih belum pasti.

Respondents

Dalam wawancara dengan Ansa yang dilakukan Domenico Conti pada 1 Oktober 2026, Lane membahas skenario ECB sejak perang Timur Tengah dimulai. Ia mengatakan skenario itu berguna, tetapi terlalu sederhana untuk menyebut ekonomi berada dalam skenario adverse atau baseline.

Lane juga mengatakan ECB melihat kecerdasan buatan mendorong riset di ECB dan bank sentral nasional, termasuk Banca d'Italia. Menurut dia, berbagai kelompok di ECB dan Eurosystem meneliti dampaknya pada tenaga kerja, sektor keuangan, dan investasi.

Effective

Lane mengatakan ECB akan terus menilai data, termasuk survei pinjaman bank dan survei perusahaan, untuk melihat dampak kenaikan suku bunga jangka panjang terhadap investasi dan pekerjaan. Ia juga mengatakan NGEU berakhir tahun ini, sehingga dukungan fiskal pada 2027 dan 2028 akan berbeda dari 2026.

Tentang Italia, Lane mengatakan upah dalam proyeksi September ECB diperkirakan berada di atas inflasi pada 2027 dan 2028. Ia menambahkan bahwa pada 2026 dukungan fiskal juga datang dari program infrastruktur dan pertahanan Jerman serta investasi publik yang masih kuat di sejumlah negara, termasuk Italia.

Penalty

Tidak ada penalti atau tindakan penegakan dalam wawancara ini.

Sumber: ECB,